KABAR SIDOARJO - Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana menanam pohon manggis di halaman Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sidoarjo, Jumat (9/10/2026). Penanaman pohon itu tidak hanya bertujuan mendukung penghijauan, tetapi juga menjadi simbol kejujuran dan integritas dalam menjalankan tugas.
Menurut Mimik, pohon manggis memiliki filosofi yang sejalan dengan nilai-nilai yang harus dijaga oleh jajaran Bawaslu, terutama dalam mengawasi penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu).
Baca juga: Kado HUT Jawa Timur ke 81, Ekonomi Sidoarjo Tumbuh 5,63 Persen pada 2025
“Ini salah satu bentuk kepedulian Bawaslu untuk menjadikan Sidoarjo asri. Bawaslu memiliki tanaman andalan, yaitu pohon manggis, yang bagian luar dan dalamnya sama. Ini melambangkan kejujuran, tidak ada kemunafikan di dalamnya. Sejalan dengan prinsip Bawaslu, jujur tanpa batas,” kata Mimik.
Ia mengatakan, kejujuran merupakan fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat maupun ketika seseorang menjalankan amanah pekerjaan. Nilai tersebut perlu diterapkan secara konsisten untuk membangun kepercayaan dan menjaga tanggung jawab.
“Jujur itu memang harus, karena kejujuran ibarat fondasi diri kita. Kalau kita ingin selamat, ya harus jujur,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Mimik tidak sendiri. Penanaman pohon manggis turut diikuti Ketua Bawaslu Kabupaten Sidoarjo Agung Nugraha, Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Sidoarjo Arif Mulyono, serta Kepala Pelaksana BPBD Sidoarjo Sabiano Mariano.
Mimik mengapresiasi kegiatan yang memadukan penghijauan dengan penguatan integritas tersebut. Ia berharap, upaya menanam pohon dapat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mengingatkan pentingnya kejujuran dalam menjalankan tugas.
Pengingat integritas menuju WBK
Baca juga: Frontage Road Buduran Sidoarjo Dikebut, Target Beroperasi Saat Tahun Baru 2027
Ketua Bawaslu Kabupaten Sidoarjo Agung Nugraha mengatakan, penanaman pohon manggis merupakan bagian dari upaya penghijauan sekaligus pengingat bagi seluruh jajaran agar terus menjaga integritas.
“Komitmen kita bersama adalah bagaimana menghijaukan Sidoarjo sekaligus menyedekahkan kesempatan hari ini untuk membangun oksigen bagi anak cucu kita ke depan. Karena itu, kami melakukan penanaman pohon bersama PKBM,” kata Agung.
Ia menjelaskan, pohon manggis dipilih karena filosofinya dinilai selaras dengan upaya Bawaslu Sidoarjo meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Filosofi buah manggis diharapkan menjadi pengingat bagi pimpinan dan seluruh jajaran sekretariat untuk menjaga kejujuran, konsistensi, serta kesesuaian antara perkataan dan tindakan.
Baca juga: Wabup Sidoarjo Hadiri Peresmian Kantor Pusat Mabruro Tour and Travel di Buduran
Agung juga menjelaskan bahwa jumlah kelopak di bagian bawah buah manggis berkaitan dengan jumlah ruang pada bagian dalam buah. Filosofi tersebut dimaknai sebagai simbol keselarasan antara apa yang tampak dari luar dan apa yang ada di dalam.
Melalui penanaman pohon tersebut, Bawaslu Sidoarjo berharap integritas tidak berhenti sebagai slogan, tetapi diwujudkan dalam pelaksanaan tugas pengawasan Pemilu dan tata kelola kelembagaan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen menjaga netralitas, memperkuat integritas, serta meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan. Upaya tersebut juga disebut mendukung program Jumpa Berlian dan Jumat Sehati Bawaslu RI.
Editor : Redaksi