Senin, 05 Okt 2026 15:22 WIB

PKB Sidoarjo Targetkan 22 Kursi DPRD dan Menang Pilkada 2029

Pengukuhkan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) PKB se-Kabupaten Sidoarjo periode 2026-2031. (FOTO/PKB Sidoarjo)
Pengukuhkan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) PKB se-Kabupaten Sidoarjo periode 2026-2031. (FOTO/PKB Sidoarjo)

KABAR SIDOARJO - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Jawa Timur (DPW PKB Jatim) mengukuhkan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) PKB se-Kabupaten Sidoarjo periode 2026-2031.

Pengukuhan berlangsung di The Sun Hotel, Sidoarjo, Minggu (4/10/2026) malam. Pengambilan sumpah dan janji jabatan dipimpin Wakil Ketua DPW PKB Jatim Hj Anik Maslachah.

Acara tersebut disaksikan Ketua DPW PKB Jatim H Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim, Bupati Sidoarjo H Subandi, serta sejumlah ketua dan perwakilan partai politik di Kabupaten Sidoarjo.

Ketua DPC PKB Sidoarjo H Rizza Ali Faizin mengatakan, kepengurusan baru langsung memasang target politik untuk Pemilu 2029. PKB Sidoarjo menargetkan perolehan 22 kursi di DPRD Sidoarjo sekaligus memenangkan Pilkada Sidoarjo 2029.

"Ya, sesuai dengan arahan dari DPW PKB Jawa Timur. Kita target untuk Pemilu Legislatif (Pileg) adalah 22 kursi dan menang di Pilkada 2029," kata Rizza.

Untuk mencapai target tersebut, PKB Sidoarjo akan memperkuat struktur partai hingga tingkat DPAC dan Dewan Pimpinan Ranting (DPRt).

Rizza menyebut sekitar 70 persen struktur tersebut diisi kader berusia 40 tahun ke bawah. Sementara 30 persen lainnya merupakan kader perempuan.

Menurut Rizza, komposisi tersebut menjadi bagian dari strategi partai dalam menghadapi bonus demografi sekaligus memperluas dukungan dari kelompok pemilih muda.

"Dari 18 kecamatan itu ada 70 persen adalah dari kawula milenial usia 40 tahun ke bawah. Itu menjadikan semangat, dengan adanya bonus demografi. Ini adalah semangat kita, bagaimana meraup suara sebanyak mungkin, khususnya di kalangan milenial," ujarnya.

Rizza mengatakan regenerasi di tubuh PKB Sidoarjo juga akan dilanjutkan melalui musyawarah DPRt di seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Selain itu, kader muda akan dilibatkan dalam pengawalan kebijakan daerah dan penyerapan aspirasi masyarakat. Salah satu wadah yang disiapkan adalah Forum Jumat Fraksi.

"Selain melalui pertemuan daring, forum tersebut juga dibuka secara langsung untuk masyarakat, termasuk kalangan muda," kata Rizza.

Bupati Subandi Minta Target 22 Kursi Dipetakan

Sementara itu, Bupati Sidoarjo H Subandi meminta jajaran pengurus PKB Sidoarjo tidak hanya menetapkan target perolehan kursi, tetapi juga menghitung kekuatan politik secara lebih rinci di setiap daerah pemilihan (dapil).

Menurut Subandi, target 22 kursi di DPRD Sidoarjo harus disertai pemetaan kemampuan PKB di masing-masing dapil. Ia menilai Dapil Sidoarjo 5 dan Dapil Sidoarjo 6 perlu mendapat perhatian lebih serius.

"Kalau target PKB yang diberikan tadi 22 (kursi), kemampuan 22 itu dari mana? Hari ini harus kita petakan," ujar Subandi.

Mantan Ketua DPC PKB Sidoarjo itu mendorong partai menghitung potensi perolehan suara dari Dapil Sidoarjo 1 hingga Dapil Sidoarjo 6.

Menurut dia, pemetaan tersebut diperlukan untuk mengetahui kekuatan partai sekaligus menentukan strategi dalam menghadapi Pemilu 2029.

"Kalau saya yakin, insyaallah bahwa Kyai Zainal tadi menyampaikan bahwa Sidoarjo adalah NU dan PKB. Ini harus disenguyung bareng kyai. Ya, kalau ini betul, saya yakin selesai Sidoarjo," kata Subandi.

Editor : Redaksi