Jumat, 09 Okt 2026 15:07 WIB

Gubernur Khofifah Pantau Servis Motor Gratis di Sidoarjo, Target 8.100 Unit

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung pelaksanaan servis sepeda motor gratis di SMK Islam Krembung, Kabupaten Sidoarjo. (FOTO/Istimewa)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung pelaksanaan servis sepeda motor gratis di SMK Islam Krembung, Kabupaten Sidoarjo. (FOTO/Istimewa)

Gubernur Khofifah Pantau Servis Motor Gratis di Sidoarjo, Target 8.100 Unit

KABAR JATIM – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung pelaksanaan servis sepeda motor gratis di SMK Islam Krembung, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dengan target melayani 8.100 sepeda motor di 350 SMK yang tersebar di seluruh Jawa Timur.

Program tersebut digelar serentak di 38 kabupaten/kota dengan melibatkan siswa SMK, khususnya dari kompetensi keahlian Teknik Sepeda Motor. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mengasah keterampilan, tetapi juga memberikan layanan langsung kepada masyarakat.

Di SMK Islam Krembung, Khofifah melihat para siswa melakukan perawatan dan servis ringan terhadap sepeda motor milik warga yang telah mendaftar melalui bengkel sekolah.

Khofifah mengapresiasi keterlibatan sekolah dan siswa SMK dalam menyelenggarakan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami berikan apresiasi yang tinggi-tingginya kepada seluruh sekolah dan siswa SMK yang berpartisipasi, salah satunya SMK Islam Krembung, atas kontribusinya dalam memberikan pelayanan nyata bagi masyarakat,” kata Khofifah.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan, layanan yang diberikan meliputi servis ringan atau tune up. Sejumlah SMK juga menyediakan layanan tambahan, seperti penggantian oli dan pencucian sepeda motor secara gratis.

Menurut Aries, program tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari perayaan hari jadi provinsi, tetapi juga menjadi sarana bagi siswa untuk menerapkan keterampilan yang dipelajari di sekolah dalam situasi kerja nyata.

Dalam pelaksanaannya, para siswa mendapat pendampingan dari penasihat teknis atau advisor, yakni tenaga ahli profesional dari dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Pendampingan ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman praktik siswa sekaligus menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Dalam pelaksanaannya, para siswa juga didampingi langsung oleh advisor atau tenaga ahli profesional dari industri,” ujar Aries.

Pelaksanaan program di SMK Islam Krembung turut dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sidoarjo Kiswanto dan Kepala SMK Islam Krembung Rudi Hariyanto, bersama jajaran sekolah.

Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berupaya memperkuat hubungan pendidikan vokasi dengan dunia industri sekaligus memperluas manfaat kompetensi siswa SMK bagi masyarakat.

Editor : Redaksi